Idul Fitri 2025: Berapa Tanggal Hijriah?
Hei, AA Teteh! Siapa yang udah mulai nyiapin baju baru buat Hari Raya Idul Fitri tahun 2025? Nah, ternyata ada kabar nih dari Menteri Agama kita, Nasaruddin Umar, yang meramalkan bahwa Idul Fitri 1446 Hijriah bakal jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Tentunya ini bikin kita yang udah mulai ngidam ketupat dan opor ayam jadi lebih semangat.
Setelah menghadiri pertemuan seru dengan pihak kepolisian dan beberapa menteri lainnya. Beliau menjelaskan, alasannya kok Idul Fitri jatuh di tanggal tersebut, ya karena Hilal, yang kita tunggu-tunggu itu, kemungkinan besar belum terlihat pada 30 Maret. Ini kayak main petak umpet, tapi yang kita cari itu bukan teman, melainkan bulan baru!
Tapi jangan khawatir, Kementerian Agama tetap akan mengadakan sidang isbat. Itu lho, acara resmi untuk menentukan 1 Syawal 1446 Hijriah. Jadi, kita semua masih bisa berharap untuk mendapatkan konfirmasi yang resmi sambil siap-siap bikin kue kering. Nah, berbicara soal PP Muhammadiyah, mereka udah lebih dulu menetapkan bahwa Idul Fitri akan jatuh pada tanggal yang sama, yakni Senin, 31 Maret. Kok, bisa ya mereka sepakat? Gitu deh, kadang pemantauan Hilal itu memang sulit, apalagi kalau cuaca mendukung, atau malah menonaktifkan harapan kita!
Menurut Menteri Agama, pemantauan hilal ini, sayangnya cukup tricky. Diprediksi ketinggian hilal pada malam itu masih minus dua atau bahkan minus tiga. Ini bukan minus di rekening bank, ya! Ini lebih ke arah ‘tidak mungkin akan terlihat’. Jadi, semua pihak sepakat untuk melanjutkan bulan puasa Ramadan hingga genap 30 hari. Yuk, mumpung ada waktu, kita pulang ke kampung halaman buat merayakan lebaran dengan penuh keceriaan!
Ada yang menarik, ketika bulan puasa ini semua orang berusaha keras buat menahan lapar dan dahaga. Sehingga saat tiba lebaran, semua kalap berbelanja makanan. Pastinya, rumah kita kalau udah lebaran bakalan jadi pusat kuliner dadakan. Mulai dari ketupat yang siap menghampiri, sampailah ke opor ayam yang harum menggoda. Hmm, udah kebayang kan? Pantun-pantun lucu di saat berkumpulnya keluarga juga bakal siap menghiasi suasana. Diskusi tentang siapa yang paling pintar masak pun bakal menjadi tema utama!
Ngomong-ngomong soal diskusi, sidang isbat ini juga jadi ajang unjuk gigi bagi para ulama dan alim ulama. Mereka biasanya dengan sabar berfungsi sebagai panitia mencari bulan, yang entah kenapa selalu membuat kita penasaran. Kadang kita mikir, Mereka ini pakai alat apa ya untuk mencarinya? Sebenarnya, walaupun kerap seru, saat ranorg kembali ke waktu pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadan, ingat ya, kita sudah berkemas sederhananya untuk sambut dengan tangan terbuka.
Setiap orang memiliki tradisi masing-masing untuk merayakan Idul Fitri. Ada yang liat hilal sambil foto-foto, ada juga yang cuma nunggu sambil nonton TV sambil sarapan ketupat sedikit-sedikit. Yah, tidak ada salahnya kan berbaik hati berbagi makanan yang kita masak? Karena lebaran adalah momen kebersamaan nun jauh di animasi kartun, semua bersemangat untuk berkumpul dan saling bermaaf-maafan. Kenapa? Karena kita tidak pernah tahu jika hanya satu detik, semua ini bisa berubah!
Jadi, marilah kita siapkan semua untuk bulan yang suci ini, baik dari segi mental maupun fisik. Siap untuk bersenang-senang dan bereuni dengan keluarga! Sambil kita menunggu keputusan sidang isbat, ada baiknya kita mulai membuat daftar belanja makanan lebaran. Nah, saran saya jangan lupa diskusikan dengan pasangan atau saudara agar tidak tumpang tindih. Kebayang kan, satu rumah penuh dengan makanan kok enggak ada yang makan! Cuma bisa lihat sisa-sisa sisa makanan dari saat bukber sebelumnya.
Intinya, bersiaplah untuk merayakan hari besar ini dengan segala keceriaan dan kekompakan. Semoga prediksi dari Menteri Agama ini membawa berkah bagi kita semua. Selamat berpuasa dan bersiap untuk Idul Fitri, ya, AA Teteh! Mari kita sambut lebaran dengan sukacita, meski hilal tak terlihat!
Posting Komentar